New Normal, Harta VS Nyawa

New Normal, Harta VS Nyawa

Beberapa hari lalu presiden joko widodo mengumumkan akan diberlakukannya New Normal setelah masa PSBB selesai beberapa hari yang akan datang, alasannya untuk memperbaiki kondisi ekonomi yang turun drastis akibat pandemik covid-19 yang sudah lebih tiga bulan ini mencengkeram bumi ibu pertiwi. Namun, kekhawatiran juga hadir karena faktanya kurva penyebaran virus ini belum juga mengalami penurunan. Lalu, apakah New Normal akan berdampak baik bagi ekomoni bangsa yang digerakkan oleh nyawa manusia? Atau, adakah jurus jitu untuk memproteksi diri sehingga roda perekonomian tetap berjalan baik namun nyawa manusia tetap bisa diselamatkan dari ancaman covid-19

Ditengah pandemik yang mengancam, kita dihadapkan pada realita kebijakan yang mengharuskan roda ekonomi nasional terus bergerak. Dan Kebijakan “New Normal” pun dianggap sebagai salah satu aspek yang bisa digunakan untuk memperbaiki roda ekonomi nasional secara bertahap dengan protokol yang lebih ketat, maka dari itu presiden joko widodo mengerahkan TNI dan POLRI untuk mendukung program ini dalam menjaga ketertiban dan kedisiplinan masyarakat ditengah program ‘New Normal’ yang sampaikan beberapa hari lalu.

Tiga bulan ini kita sudah belajar beradaptasi dengan kondisi yang berbeda dari sebelum tiga bulan yang lalu, sehingga sedikit banyak kita bisa mengatasi permasalahan-permasalahn yang terjadi di awal PSBB tiga bulan lalu.

hal ini juga berlaku pada segmentasi properti, di mana pasar properti yang selama pandemik ini mengalami penurunan dengan akan dimulainya masa ‘New Normal’ diharapkan akan mendongkrak kembali pasar properti. Masyarakat yang sebelumnya kesulitan untuk survey lokasi dan melakukan transaksi lainnya, kini akan lebih tenang.

PT. Saudagar Properti Syariah salah satunya, menyambut baik kebijakan new normal dengan harapan keseriusan pemerintah dalam mengatasi pandemik ini dan pelaksanaan protokol kesehatan dan phisycal distancing yang secara umum harus diterapkan.

“Alhamdulillah selama pandemik ini kami tetap mendapatkan pelanggan baik yang menghubungi CS maupun survey langsung ke lokasi” ujar Kais, CEO PT Saudagar Properti Syariah

“Dengan metode phisycal distancing dan protokol kesehatan di masa covid ini, seperti menyediakan sabun cuci tangan dan handsanitizer dan juga menggunakan masker. kami tetap melayani konsumen yang datang. karena prinsip kami siapapun yang datang kepada kami, artinya mereka sangat membutuhkan bantuan, dan kami akan sepenuh hati membantu dengan pelayanan terbaik” lanjut Kais

Ortensia Mountain View salah satunya, sebuah cluster yang cukup privatif dari jangkauan luar. sehingga lebih aman. berlokasi di ciomas, berada di belakang kantor kecamatan ciomas tepatnya. sehingga secara jangkauan fasilitas kota bogor lebih dapat, namun tetap memiliki udara yang sejuk dan pemandangan yang mewah, benar-benar eksklusif.

Kais optimis bahwa pandemik sekalipun, pasar properti di indonesia akan tetap survive. terlebih properti syariah.

Pergerakan Ekonomi itu penting, namun yang lebih penting lagi adalah menyelamatkan nyawa manusia sebagai penggerak roda ekonomi tersebut. Jadi, sudah semestinya kita saling membantu, mendukung dan mengingatkan satu sama lain dalam upaya mengatasi pandemik ini bersama-sama. Dengan tetap patuh pada aturan pemerintah serta bijak dalam mengelola keuangan dan sadar bahwa dengan ikut kontribusi kebaikan ini, insyaAllah kita akan mendapatkan pahala kebaiakan.