Penggunaan Kayu Pada Properti dan Berbagai Jenisnya

Penggunaan Kayu Pada Properti dan Berbagai Jenisnya

Kayu sejak dahulu telah menjadi bahan utama dalam membangun rumah, terutama rumah-rumah adat yang menjadi icon disetiap daerah. Namun, seiring perkembangan zaman dan semakin berkurangnya jumlah kayu di bumi, penggunaan selain kayu untuk dijadikan bahan utama dalam membangun rumah kini banyak macamnya, seperti beton, baja ringan, hingga pelastik. Dengan berbagai penggunaan tentunya.
Tentu, kita juga harus mengetahui berbagai macam kayu berikut fungsi penggunaannya.Selain menjadi bahan pembangunan rumah, kayu juga biasa digunakan untuk bahan membuat perabotan rumah, seperti lemari, meja, kursi, dan ranjang, dan lainnya.
Kayu sebagai bahan pembangunan rumah
Sebagaimana yang saya singgung di awal, sebelum dikenalnya bahan material seperti semen dan lainnya, bahan dasar kayu menjadi satu-satunya bahan untuk pembangunan rumah, contohnya rumah adat yang hingga kini kita kenal; rumah adat minang, rumah adat sunda, dan lainnya.Banyak faktor seperti kemudahan, bobotnya yang ringan, dan nilai estetika yang tinggi menjadikan kayu dipilih sebagai bahan untuk pembangunan rumah.Hampir semua elemen bangunan bisa memanfaatkan bahan baku kayu, mulai dari rangka, kuda-kuda, atap, lantai, tiang penyangga, juga dinding.
Dengan menggunakan kayu, maka banguanan akan lebih mudah di atur desain dalam berabgai macam gaya dan model. Tidak geran kayu kerap diaplikasika  untuk membuat bangunan-bangunan khusus yang unik seperti kayu, restauran, kafe, villa, atau yang sedang eksis sekarang adalah rumah-rumah bergaya etnik.Faktor paling utama kayu dijadikan bahan utama bangunan adalah karena kekuatannya dalam memikul beban serta nilai keamanan yang telah teruji.
Kayu pun lebih fleksibel daripada batu bata, misal ketika terjati gempa bumi, rumah yang terbuat dari kayu tidak mudah retak, atau tidak mudah bergeser, dan akan tetap pada kondisi aslinya.
Janis-jenis Kayu
Salah memilih jenis kayu bisa membuat bangunan atau produk anda jauh dari yang diharapkan, baik kualitas produk secara face atau kualitas produk secara usia.

1. Kayu Jati

semua orang tahu kualitas kayu jati, dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, kayu jati selalu menjadi promadona dalam dunia furnitur dibandingkan kayu gaharu atau kayu ulin, atau kayu lainnya.Secara kualitas, kayu jati dikenal dengan ketahanan yang kokoh, kuat, tahan lama, anti benturan dan tidak mudah lapuk. Meskipun keras dan kuat, kayu jati sangat mudah dipotong dan diolah. Karena itulah kayu jati ini banyak digunakan sebagai bahan untuk berbagai macam ukiran-ukiran.

2. Kayu Gaharu

Kayu gaharu, merupakan kayu yang dihasilkan oleh sejumlah spesies pohon dari marga (genus aquilaria) terutama A Malaccenis. Seperti yang dilansir oleh Wikipedia.com, kayu gaharu yang kebanyakan tumbuh di daerah kalimantan ini memiliki karakteristik berwarna kehitaman dan mengandung resin yang berbau harum khas.
Resin ini sudah lama dimanfaatkan oleh industri wangi-wangian dengan harga jual yang cukup tinggi. Resin inilah uang menentukan kualitas gaharu. Semakin banyak kandungan resin jaringan kayumya, maka harga gaharu tersebut akan semakin tinggi dan betupun sebaliknya.

Sebagaimana kita ketahui, semakin tinggi kualitas suatu produk, maka akan semakin tinggi juga harga produk tersebut, maka tidak terkecuali dengan kayu gaharu yang memiliki kualitas yang tinggi ini juga memiliki harga yang lumayan tinggi, sementara permintaan serta minat terhadap jenis kayu ini sangatlah tinggi. Bahkan kayu gaharu ini juga disebut-sebut sebagai komodintas kayu yang mahal di dunia.

3. Kayu Ulin

Kayu ulin atau disebut juga dengan kayu bulian atau kayu besi adalah jenis kayu asli indonesia dan merupakan tanaman khas kalimantan. Terdapat 4 variates kayu ulin atau kayu besi berdasarkan warna batang, yaitu ulin tando dengan warna batang cokelat kemerahan, ulin lilin dengan batang cokelat gelap, ulin tembaga dengan warna batang kekuningan, serta iulin kaput dengan warna batang cokelat muda.Dari ke-empat variates tersebut, masing-masing memiliki fungsi penggunaannya yang berbeda-beda. Yang sering digunakan untuk pondasi bangunann dan lantai adalah ulin tando, lilin dan tembaga. Sedangkan ulin kapur yang memiliki karakteristik mudah dibelah cocok untuk bahan baku atap rumah.

Kayu ulin yang terkenal kuat dan kokoh juga dikenal tahan terhadap rayap dan serangga, tahan terhadap perubahan kelembaban dan suhu, serta tahan terhadap air laut. Maka dari itu kayu ulin ini kerap dijadikan sebagai bahan kontruksi rumah, jembatan, dan perkapalan.
Jika anda berminat dengan hunian dengan berbagai opsi pilihan kayu sebagai bahan-bahan tertentu untuk mempercantik rumah idaman anda, anda bisa mengajukan permintaan Costum kepada developer.

|Konsultasi Gratis Costum Rumah Cantik