Seputar Bogor

Membeli Properti ditengah Krisis COVID-19, Amankah ?

Admin RumahSyariahBogor2 menit baca
Membeli Properti ditengah Krisis COVID-19, Amankah ?

Hunian Murah? Siapa yang tidak ingin! Semuanya pasti mau dan sangat tertarik dengan hunian dengan harga murah, apalagi di lokasi yang sangat strategis dan pasti memberikan nilai  jual yang sangat baik di masa depan.

Kondisi saat ini, dimana wabah COVID-19 semakin merambah dan mencekam, ekonomi dunia yang semula normal kini porak poranda, hampir di semua sektor mengalami kemerosotan yang drastis, semua orang mengalami kekhawatiran berlebih.

Dan salah satunya berimbas pada nilai rupiah terhadap dolar yang semakin mengkhawatirkan, terhitung hingga tanggal 23 maret 2020 saja nilah rupiah sudah mencapai 16000 per-dolarnya. yang sungguh akan sangat berpengaruh pada nilai pasar saham, dan harga barang-barang impor yang melonjak tinggi. Imbasnya tentu harga barang-barang menjadi tinggi, semua serba mahal.

Ditambah lagi kondisi yang mengharuskan kita untuk #dirumahaja ini membuat kita harus menyediakan stok makanan dan kebutuhan lainnya yang cukup untuk beberapa hari kedepan. sebuah dilematis yang cukup menguras pikiran.

Ditengah krisis seperti ini, tentu anda yang memiliki uang cukup banyak dan berniat untuk membeli properti, saya sarankan untuk berhitung kembali. karena kita tentu tidak mengetahui bagaimana kondisi kedepan, apakah bertambah buruk atau berangsur lebih baik. tentu kita semua berharap kondisi ini berangsur baik, semua kembali normal dan COVID-19 selesai. Namun kapan? Wallahua’lam, tugas kita ikhtiar untuk membantu pemerintah dan unsur terkait dalam memperbaiki kondisi ini, salah satunya dengan mengikuti arahan Gubernur DKI Jakarta yang diikuti oleh Pemerintah Daerah lainnya untuk melakukan Social Distanting atau di rumah aja.

Namun, jika anda memiliki uang nganggur (tabungan di deposite) dan ingin diselamatkan dari nilai inflasi yang kita tidak tahu sampai kapan, baiknya diamankan saja.

Di singapura sendiri, trafik pembelian properti di saat wabah ini menyerang malah meningkat, hal ini karena mereka merasa ekonomi dunia tengah mengalami kondisi yang buruk, dan satu-satunya asset yang aman dari nilai inflasi dan akibat dari menurunnya ekonomi dunia yaitu properti.

Emas bisa saja, namun emas juga rawan, perampokan? atau disimpan di bank? entahlah.

Anda tentu masih ingat dengan peristiwa 98 di negeri ini? di mana-mana terjadi kerusuhan dan krisis ekonomi melanda sang negeri, hampir semua jenis usaha porak poranda, banyak bangunan-bangunan yang hancur, dan yang lebih mengerikan lagi banyak perusahaan-perusahaan yang babak belur dan terpaksa untuk gulung tikar, tamat.

Dan ajaibnya, sektor properti tetap bertahan. Mereka yang memiliki tanah atau bangunan pada masa itu, saat ini menjadi juragan-juragan. tanah bisa ditinggalkan, kemudian lima atau 10 tahun lagi kembali untuk dikembangkan, dan harganya bisa meningkat bahkan 50 sampai 100% dari harga beli pada saat itu.

Asset tetap aman ditengah krisis, dan ini hanya untuk anda yang memiliki uang nganggur !

Bagi anda yang tidak memiliki uang nganggur, jangan coba-coba memaksakan cara ini. kecuali anda sudah menghitung lagi sebab akibatnya. atau setidaknya anda sudah menghubungi konsultan properti untuk dibantu dalam menghitung segala kemungkinannya.

Bagikan artikel ini

Baca juga